Postingan

Darimu Aku Tau Cinta

Darimu aku belajar cinta Rasa yang membuat bahagia Sekaligus membuat merana Darimu aku belajar bangkit Dari jatuh cinta yang pahit Walau terasa sangat sakit Darimu aku belajar ikhlas Tetap tersenyum walau tak terbalas Tahu siapa yang pantas jadi prioritas Dan darimu aku belajar arti cinta Bukan tentang kebencian Tapi cinta hanya tentang penerimaan Terima rasa yang tlah tumbuh dalam diri Terima kenyataan bahwa yang kau cintai tak jatuh hati Terima walau jadi teman saat ini Tetap menerima walau pernah merasa tersakiti Maafkan aku yang tak bisa menerima Maafkan aku yang tak bisa menunjukkanmu indahnya rasa suka Maafkan aku yang membuatmu merasa buruknya cinta Tapi terima kasih telah mengajariku arti dari cinta yang sesungguhnya Makassar, 21 Mei 2017 ditulis sebagai permintaan maaf untuk seseorang yang jauh disana. Your lover

Selamat Malam

Selamat malam kamu Seseorang yang seiring bergerak majunya waktu, semakin ambigu Tapi selalu menjadi seseorang yang ku rindu Yang tentunya senantiasa berada di dalam kalbu Rasanya semakin jauh saja jarak antara aku dan kamu Entah itu karena kamu yang mencoba menjauh Atau karena kamu yang mulai tak acuh Rasanya aku seperti teranduh Berusaha tuk tetap tangguh Agar tak terlihat rapuh dihadapanmu Yang ternyata sudah punya yang baru Akhirnya kamu temukan pujangga hati Yang katamu membuat hidupmu berwarna tiap hari Apalah dayaku ini Yang tak berani menyampaikan isi hati Hanya bisa bersuara lewat puisi Sambil menikmati malam malam sepi Ditemani secangkir kopi Lagi lagi kutulis puisi untukmu dikala malam Tapi kali ini malamku rasanya begitu kelam Mungkin akibat dari perasaan yang terpendam Hingga membuat duniaku kini mulai buram Terima kasih telah membuatku tenggelam Selamat malam! Makassar, 12 Mei 2017 Your lover

Tentang Perasaan yang Tak Terbalas

Langit kembali mendung Seakan mengerti perasaanku yang terbendung Entah sampai kapan aku harus menahannya Langit saja telah menjatuhkan tetes-tetes airnya Kukira ini hanya ketertarikan sesaat Tapi mengapa aku terluka begitu hebat Kukira kau dan aku sudah sangat dekat Nyatanya hatiku saja yang terikat Aku terjebak didalammu Tak tahu kemana harus menuju Kau pun sudah memberi kunci tuk keluar darimu Hanya saja aku belum mau Apa artinya aku untukmu? Apakah hanya sebatas penghilang pilu? Lalu, tak kau pikirkah perasaanku? Mendengar kau bercerita tentangnya selalu Aku selalu ada untukmu disini Tak pernah enggan untuk beranjak pergi Sayangnya kau tak pernah menganggap diri ini Lebih dari pendengar curhatan hati, tentang kekasih Tahukah kau sang pujangga hati? Melihatmu dengan dirinya kembali, Rasanya seperti tertusuk pisau belati Dan aku pun tak tahu harus apa lagi Hanya bisa berserah diri Sembari kembali menikmati sepi, sendiri ...